Bayangkan seekor bebek bersenjata lengkap dengan rompi baja dan helm tempur, berlari di tengah hujan peluru sambil berteriak “quack”. Kedengarannya konyol, tapi dari ide gila itulah lahir salah satu fenomena game paling sukses tahun ini, Escape from Duckov.
Game karya Team Soda asal Tiongkok ini berhasil mencuri perhatian dunia. Hanya dalam waktu dua minggu setelah rilis pada 16 Oktober 2025, game ini sudah terjual lebih dari dua juta kopi di Steam dan terus naik dalam daftar Top Sellers. Tidak hanya gamer Asia, pemain dari Eropa dan Amerika juga ikut memuji gameplay-nya yang tidak biasa.
Dari Ide Aneh Jadi Game Serius
Escape from Duckov awalnya hanya bercanda. Sang produser, Jeff Chen, ingin membuat game extraction shooter yang menegangkan tapi tidak menyiksa. Ia terinspirasi dari Escape from Tarkov, namun ingin membuat versi yang lebih ringan dan lucu.
Hasilnya adalah dunia Duckov, tempat para bebek bersenjata menjalankan misi berbahaya demi loot dan bertahan hidup.
Konsepnya terdengar kocak, tapi game ini justru punya mekanik yang dalam. Pemain harus memasuki zona perang, mengumpulkan perlengkapan, mengalahkan musuh AI, dan kabur sebelum waktu habis. Kalau gagal kabur, semua loot hilang. Kalau berhasil, hasil rampasan bisa digunakan untuk meningkatkan markas dan membuka senjata baru.
Gameplay yang Bikin Tegang dan Lucu
Meskipun tokohnya seekor bebek, Escape from Duckov punya sistem permainan sekelas game AAA.
- Setiap senjata memiliki recoil realistis dan suara tembakan yang detail
- AI musuh bisa beradaptasi dengan taktik pemain
- Ada sistem cuaca, waktu, stamina, dan efek suara langkah yang memengaruhi strategi
- Markas pribadi bisa ditingkatkan dengan material hasil loot
- Ada sistem mod senjata mendalam yang bisa diatur hingga detail kecil
Kombinasi visual lucu dan gameplay intens inilah yang bikin game ini terasa segar. Kamu bisa tertawa saat karakter bebek terjatuh, lalu detik berikutnya panik karena musuh datang dari belakang. Setiap misi penuh kejutan, tapi tetap menyenangkan.
Ledakan Popularitas di Steam
Setelah tampil di Steam Next Fest, game ini langsung jadi bahan pembicaraan. Banyak pemain penasaran karena trailer-nya terlihat konyol tapi gameplay-nya terasa solid.
Saat resmi dirilis, penjualannya langsung menembus 500 ribu kopi dalam tiga hari. Seminggu kemudian angka itu melonjak menjadi 2 juta kopi.
Jumlah pemain aktif bersamaan mencapai 300 ribu orang, mengalahkan game besar seperti Battlefield 6 dan Helldivers 2. Di TikTok, hashtag #EscapeFromDuckov sudah ditonton jutaan kali dengan video cuplikan kocak bebek yang gagal kabur dari ledakan.
Menariknya, Team Soda tidak melakukan promosi besar. Semua viral murni dari komunitas. Para pemain membuat meme, klip lucu, dan video reaksi yang menyebar cepat di media sosial. Tanpa biaya iklan besar, Duckov berhasil menjadi simbol sukses bagi game indie modern.
Kenapa Escape from Duckov Bisa Sebesar Ini
- Ide Unik dan Berani
Dunia sudah dipenuhi game realistis. Duckov datang dengan ide segar yang ringan tapi tetap berkualitas. - Gameplay Serius Dibungkus Humor
Bebeknya memang lucu, tapi sistem senjata, taktik, dan risiko kematian dibuat sungguh-sungguh. - Ramah untuk Pemula
Mode PvE membuat pemain bisa menikmati ketegangan tanpa harus menghadapi pemain lain. - Harga Terjangkau
Dengan harga sekitar Rp280 ribuan, banyak gamer menganggap game ini punya value tinggi. - Didukung Komunitas Aktif
Tanpa promosi mahal, game ini hidup dari meme dan video buatan pemain.
Efek Domino di Industri Game
Kesuksesan Duckov menjadi contoh sempurna bahwa kreativitas bisa mengalahkan skala produksi.
Studio kecil dengan ide berani bisa bersaing melawan raksasa game dunia.
Fenomena ini memunculkan istilah baru di kalangan pengamat: Casual Extraction Shooter, genre yang tetap intens tapi tidak menyiksa pemain.
Beberapa media internasional bahkan menyebut Duckov sebagai The Next Among Us, karena sama-sama muncul dari ide sederhana namun sukses besar secara global.
Selain itu, Team Soda sudah mengumumkan roadmap masa depan. Mereka sedang mengerjakan mode co-op dua pemain serta versi mobile dan konsol. Jika benar rilis di smartphone, potensi pasarnya di Asia Tenggara, terutama Indonesia, akan luar biasa besar.
Kesimpulan
Escape from Duckov adalah bukti nyata bahwa ide nyeleneh bisa berubah menjadi kesuksesan besar jika dieksekusi dengan serius.
Game ini lucu tapi menegangkan, ringan tapi penuh strategi, dan kecil tapi punya dampak besar.
Bagi kamu yang sedang mencari game baru dengan sensasi berbeda, Duckov adalah pilihan sempurna. Kamu akan menertawakan bebekmu di satu momen, lalu menjerit karena hampir gagal kabur di momen berikutnya.
Hati-hati, sekali main kamu bisa lupa waktu. Di dunia Duckov, yang lucu bisa jadi mematikan.
