Banyak pengguna internet semalam melaporkan bahwa sejumlah situs yang biasanya mudah diakses tiba tiba berhenti memuat. Layanan GPT mengalami keterlambatan, beberapa gim online tidak bisa login, dan berbagai aplikasi menampilkan pesan error tanpa penjelasan. Gangguan ini terjadi hampir bersamaan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Setelah dilakukan penelusuran, penyebab utamanya berasal dari gangguan internal di Cloudflare, perusahaan infrastruktur internet yang menjadi perantara utama bagi banyak layanan digital dunia.
Peristiwa ini memperlihatkan bahwa gangguan pada satu komponen penting dalam ekosistem internet dapat mempengaruhi jutaan pengguna dalam waktu yang sama. Berikut penjelasan yang lebih rinci mengenai peran Cloudflare, penyebab gangguan dan bagaimana dampaknya terasa di berbagai sektor digital.
Posisi Penting Cloudflare dalam Internet Global
Cloudflare adalah perusahaan teknologi yang menyediakan berbagai layanan penting bagi ribuan aplikasi dan situs. Layanan mereka mencakup keamanan jaringan, optimasi akses, manajemen trafik dan penyebaran konten. Perusahaan ini mengoperasikan jaringan server yang tersebar di banyak negara sehingga data dari pengguna dialihkan ke jalur terdekat untuk menciptakan akses yang lebih cepat.
Cloudflare juga berfungsi sebagai pelindung dari serangan siber. Banyak situs besar mempercayakan keamanan mereka pada sistem Cloudflare untuk menangani serangan DDoS yang dapat membuat layanan tumbang. Dengan adanya Cloudflare, pengelola situs tidak perlu membangun sistem pertahanan sendiri karena seluruh proses mitigasi sudah tersedia dalam layanan perusahaan ini.
Banyak platform besar seperti layanan kecerdasan buatan, situs berita, aplikasi pembayaran dan berbagai gim online memanfaatkan Cloudflare. Akibatnya, bila perusahaan ini mengalami gangguan, efeknya dapat langsung dirasakan oleh layanan yang bergantung pada jaringan tersebut.
Mengapa Gangguan Terjadi Semalam
Gangguan besar pada 18 November 2025 berasal dari malfungsi internal yang muncul saat Cloudflare melakukan pembaruan sistem. Bagian yang mengatur data bot menghasilkan sebuah file dengan ukuran yang terlalu besar untuk diproses perangkat lunak inti. Kesalahan ini membuat perangkat lunak tidak dapat berfungsi dengan benar.
Bagian perangkat lunak yang mengalami masalah tersebut memiliki hubungan langsung dengan sistem proxy utama. Proxy utama bertanggung jawab untuk mengatur alur permintaan dari pengguna. Ketika bagian ini berhenti berfungsi, seluruh lalu lintas data yang melewati Cloudflare ikut terganggu. Akibatnya, banyak situs dan aplikasi menjadi tidak dapat diakses.
Cloudflare menegaskan bahwa masalah ini tidak disebabkan serangan siber. Tidak ada tanda tanda peretasan atau upaya gangguan dari luar. Insiden terjadi murni karena kesalahan internal pada proses pembaruan yang dilakukan.
Setelah masalah berhasil diidentifikasi, Cloudflare melakukan perbaikan secara bertahap. Beberapa bagian jaringan dialihkan untuk sementara sampai sistem utama kembali berfungsi normal.
Dampak yang Dirasakan Berbagai Layanan
Karena Cloudflare digunakan oleh jutaan situs, gangguan yang terjadi semalam terasa sangat luas. Beberapa layanan GPT gagal memproses permintaan. Pengguna media sosial menemukan bahwa konten tidak dapat dimuat. Aplikasi komunikasi mengalami keterlambatan dan beberapa layanan pembayaran menunjukkan error transaksi.
Situs berita dan platform informasi juga terkena dampak. Banyak pengguna melihat halaman memuat tanpa akhir atau langsung menampilkan pesan error. Sementara itu, platform gim online melaporkan gangguan akses, termasuk kegagalan koneksi ke server.
Banyak aplikasi yang menggunakan API eksternal menghadapi masalah tambahan. Permintaan data yang biasanya diproses melalui jaringan Cloudflare tidak dapat diteruskan sehingga beberapa fitur tidak berfungsi. Hal ini berdampak pada layanan transportasi, aplikasi pemesanan dan layanan harian lainnya.
Di Indonesia, laporan gangguan muncul dari berbagai kota. Banyak pengguna mencoba mengatasi masalah dengan mengganti jaringan seluler atau WiFi, namun hasilnya sama. Situasi tersebut memperjelas bahwa penyebab gangguan bukan berasal dari perangkat atau penyedia internet domestik, melainkan jaringan internasional yang digunakan banyak situs.
Gambaran Umum dari Insiden Semalam
Insiden ini menjadi pengingat bahwa internet modern sangat bergantung pada infrastruktur besar yang dikelola oleh sejumlah perusahaan tertentu. Ketika salah satu komponen penting mengalami masalah internal, hasilnya adalah gangguan global yang mempengaruhi berbagai layanan yang digunakan masyarakat.
Kerumitan sistem di balik internet memungkinkan banyak layanan berjalan dengan stabil, tetapi sekaligus membuatnya sensitif terhadap kesalahan teknis pada tingkat infrastruktur. Meskipun gangguan telah diperbaiki, kejadian semalam menunjukkan bahwa pemeliharaan sistem berskala besar tetap memiliki risiko. Internet yang seolah terlihat sederhana di permukaan sebenarnya bergantung pada jaringan rumit yang bekerja serempak agar layanan tetap berjalan stabil.
